Pulang dan Kost an

Pulang, hari ini saya pulang ke Malang mencoba melepaskan diri dari seluruh kegundahan yang ada, kembali ke pangkuan keluarga dan teman-teman masa kecil yang bisa memberikan sedikit keceriaan yang sudah lama gak kutemui …..

Jadi teringat kasus yang kemaren-kemaren, pulang dengan konteks yang beda yaitu pulang ke kost-an, sebuah aktivitas standard setelah seharian mengikuti kuliah, setelah seharian bersama-sama teman, ujung-ujungnya saya harus pulang ke kostan saya juga. Sebuah kamar kecil di Cisitu Indah Baru no 5 yang telah 4 tahun saya tempati, begitu besar dan nyaman sebenarnya…..

tapi dalam satu bulan ini ada dua peristiwa tidak enak yang mendampingi aktivitas harian saya itu, pertama, pulang dan mendapati pintu kostan terbuka dan barang-barang berharga saya lenyap, ada kamera yang saya pikir suatu saat bisa nemanin saya jalan-jalan dan mengagungi ciptaan Yang Maha Kuasa, membuat kenangan yang lebih lama lagi bisa saya nikmati, ada PDA yang dulu menemani saya semasa Kerja Praktek yang gugup di Jakarta, ada headset HP yang setia mendendangkan lagu-lagu manis di kala suntuk dan ceria. semuanya diambil oleh orang yang dangan leluasanya masuk dan mengubek-ubek kamar…. untung sepeda gak diambil…..

kejadian kedua, setelah keluar makan bersama trio hari Jumat, Sepeda pun lenyap… padahal paginya masih saya pake buat kuliah dan berpindah naek sepeda motor setelah Jumatan… ARRRGH kenapa ini?? apa saya kurang bersyukur ya……. sehingga Allah negur aku sedemikian rupa. “Hai hambaKu, janganlah kau jadi sombong !!!”. walaupun saya pikir kosan saya sudah sedemikian aman tak terjamah tangan-tangan jahil, kok ya ketika mau berpisah setelah 4 tahun melalui masa-masa kuliah, banyak kendangan indah, saya telentang menonton TV, tidur, berkespresi, beraktivitas hidup, makan, minum, menjalin pertemanan di dalamnya, malah memberikan sedikit kenangan yang menyakitkan…

Itu cobaan feb, kamu harus tetap inget yang di atas, baik susah maupun senang, mungkin ketika kamu dimudahkan kamu jadi sombong dan malas mengingatNya, doa moga-moga masih diberikan yang terbaik, setelah sekian banyak kehilangan yang harus dihadapi

Jadi, mari pulang, mungkin suatu ketika kita butuh pulang kembali ke asal kita dimana kita bisa merasa aman……

  1. kasian deh… :))

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: