Selamat Malam Bintang

Pernah sekali-kali mendongakkan kepala ketika malam cerah ?
itu yang saya lakukan suatu malam. Hui, cerah banget. Banyak bintang yang menata dirinya membentuk satu rasi yang membiarkan pikiran kita menerawang bentuk apa ya yang mereka suguhkan. layang-layang, air, wanita, singa, kalajengking…..

Sepanjang awal perjalanan malam saya, saya coba memandang. Terang dan berpendar, ketika Jupiter menunjukkan kuasa paling terangnya, semakin takjub.

Setelah memaksa motor empot-empotan menuju SPBU dago, karena motor saya udah meraung-raung minta diisi bahan bakarnya (yang tahu SPBU ini, pasti tahu kalo nih SPBU letaknya di ujung paling tinggi di Bandung..), mengisi bensin lima belas rebu setelah disapa dengan senyum manis mbak penjaga SPBU “dari nol ya mas “. Senyum.

Ketika menolehkan kepala akhirnya benar-benar tergoda untuk berhenti. Bintang tampak lebih ramai berkumpul di SPBU sini. Saya tahu lampu-lampu rumah di bawah akan benar-benar menutupi langit. Yang tampak di bawah hanyalah cenderung langit kalut dan buram. Namun di sini, lampu-lampu lebih mengalah akan gelapnya malam,
mempersilakan malam untuk memberikan latar yang tegas untuk bintang-bintang yang dipegangnya.

Kuparkir sepeda motor di pojok SPBU, dimana tempat itu rasanya paling autis dan paling longgar. Terus aja kudongakkan kepala.

Ya Allah. Rasanya saya jadi kecil melihat langit seperti ini.
Saya terasa jauh kecil di bawah naungan langit yang pikiran saya ini ndak bisa mencari batas-batasnya.

Crat. Sekejap terlihat bintang jatuh yang walapun cahayanya kecil, rasanya sudah lama sekali.
Berdoa. Meminta. Terbawa dongeng, semoga permohonan ini terkabul ketika melihat bintang jatuh.
Rasanya saya semakin banyak melihat bintang jauh membentuk garis-garis putih yang terang namun cepat hilang. Masih cukup membuat saya tersenyum, mengisi hati ini dengan sedikit kegembiraan dan keceriaan.

“hei ketika melihat bintang seperti ini, bagaimana aku ndak lupa semua masalahku.”

Impian saya yang lain….Ingin melihat bintang dari beragam malam di belahan dunia ini!

mas… tugasnya mas diselesaikan…mas…

  1. Kuparkir sepeda motor di pojok SPBU, dimana tempat itu rasanya paling autis dan paling longgar..

    Autis artinya apaan sih? bukannya penyakit?

    • ainil
    • Mei 23rd, 2007

    yo shugoi ne ! heheeh sapa sih yang ga terpesona ama bintang di langit malam, hehehe menginspirasiku masuk astronomi tu. kalo liat langit malam perasaan jadi tenang, terhanyut, dan jadi semangat lagi. sering-sering liat deh feb, bikin lupa tugas tuh

  2. Coba jangan cuma malem deh. Pagi-pagi juga. Paling ideal jam 7-9 gitu. biasanya kalau gw kuliah pagi, parkir di belakang, sepanjang jalan dari depan perpus ke ujung sunken itu mendongak. langit yang biru cerah seakan menyapa, “Selamat pagi, hav a nice warm day…”

    • febrian
    • Mei 24th, 2007

    @hafis : autis tu istilah sini untuk orang yang lagi pengen anti sosial hehehehe

    @ainil : makanya, tetep semangat ya ndut, pantang menyerah! :p

    @dende : pagi.. langit biru ketika memandang di horizontal, birunya yang bener-bener membuat hati ini serasa kosong dan lega.. semuanya gak bisa diabaikan, itulah yang membuat aku seneng banget ama alam walo bukan harus jadi Mapala, pendaki gunung😀

    • curhatanku
    • Mei 24th, 2007

    huhuhu..jadi pengen jalan2 lagi, aduhh..bebaskan aku dari tugas semester 6 dan uas dan hal2 yang terus2an terngiang-ngiang di kepala, ehhmmm..biasanya kalo lagi pengen bintang tapi lagi ga ada aku malah jalan2 ke atas, lembang atau dago atas buat liatin lampu2 pas lagi malem walaupun ga sebagus bintang tapi ehhhmmmm….seneng aja

    • eroboy
    • Mei 24th, 2007

    SPBU di DU itu ka?
    Iyo, mbaknya emang cakep2.
    Apalagi yang pake jilbab.Kena asap terus, kasiyan.
    Gak cocok.
    Cocoknya nemenin aku di rumah.
    He he he..

    Aku belum pernah liat bintang jatuh.KEPENGEEN!
    Tapi lebih kepengen kaya di manga “Ichigo 100%” : cewek yang jatuh!
    Bu ha ha ha

    • eroboy
    • Mei 24th, 2007

    @dende : iya, aku juga sering banget gitu. angeeet banget di ati.

  3. Kemarin, waktu syukuran Dies UKM…
    Seberkas cahaya bergerak di kelamnya langit malam itu…
    Kirain bintang jatuh…
    Ternyata pesawat terbang doank…

    • febrian
    • Mei 28th, 2007

    @reisha : kita sudah terlalu kota ya Sha… hiks

  4. kita? huehehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: