Sad Stories

Entah kenapa akhir2 ini saya sering banget mengalami blunder. analisis ku sih mungkin karena kecapekan ndak jelas setelah kurang tidur, banyak tekanan dan banyak makan.
Contoh-contoh berikut saya ajukan berdasarkan kenyataan dan pengamatan yang dilakukan oleh penulis dalam beberapa hari terakhir :

1. Beberapa hari yang lalu, tertidur di metro. bangun-bangun metronya sudah ngetem di stasiun paling akhir. uhuuuuuuuuuuk. kenapa ndak ada yang bangunin saya? apakah wajah saya terlalu polos ketika tidur ?

2. Sehari kemadian terjadi hal yang sama, tertidur di metro, tp ini di stasiun yang arah sebaliknya dan yang terjadi lebih parah lagi. bangun-bangun metronya sudah berangkat lagi kembali ke arah kedatangan saya setelah ngetem sekian lama. jadinya saya harus turun di stasiun berikutnya dan naek lagi metro yang menuju ke tempat di centraal, tempat saya tidur terlelap tadi. kenapa ndak ada yang bangunin saya? apakah wajah saya terlalu polos ketika tidur ?

3. Sorenya, saya tertidur di kereta. Sampai kereta sudah berhenti di amsterdaam, tempat tujuan saya, dan keretanya mau berangkat menuju kota selanjutnya, saya masih tertidur pulas. kenapa ndak ada yang bangunin saya? apakah wajah saya terlalu polos ketika tidur?

4. Ini yang paling ultimate. Ada satu paradoks. Saya harus buka pintu dengan menggunakan kunci. Agar bisa menggunakan kunci, saya harus buka pintu. kenapa? karena pintu saya otomatis terkunci dari luar dan saya meninggalkan kunci kamar saya di dalam. aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaarrrrrrrrg. caretaker gedung apesnya tidak menunjukkan batang hidungnya hari jumat ini, jadilah sabtu, minggu ini saya akan luntang-luntung ndak jelas di kamar temen, malak tempat nginep, karena baru senin saya bisa ketemu caretaker dan minta kunci cadangan. huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa. tak ada baju ganti, tak ada komputer (aktivitas blogging ini dari komputer nya ryan, tempat nginep di hari jumat, siapakah yang bersedia menampung saya sabtu ini dan minggu ini angkat tangan!!!! * nihil…..* )

5. Demi menghabiskan malam yang sepi tanpa adanya kamar, saya menonton film hulk di bioskop. dan dengan suksesnya saya tidur di bagian tarung derajat, eh tarung klimaksnya. bagus………..

  1. ndlewer….😀

  2. Feb, km dari mananya kurang tidur? Keknya dari paragraf 1 ampe akhir ada unsur2 ketidurannya mulu. Dasar kebooooooo…
    Ntar tambah nduddd loh. ^^

    • anis
    • Juni 28th, 2008

    banyak tekanan ya?

  3. kayanya metronya senyaman kamar hotel ya hehe

  4. btw, itu sewa kamar g gratis loh ya mas..😉

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: