Fungsi Signifikansi Pertemanan dalam Facebook

Eh ini bukan fungsi sebagai mana di tampilkan dalam kamus dengan arti “manfaat” ya. Ini kalo misalnya di fisika ada fungsi gaya :  bahwa semakin besar massa dan percepatan akan semakin besar gaya yang dihasilkan sebuah benda.

Jadi yang saya maksud begini. Dari hasil pengamatan seorang pengguna Facebook yang “dulunya” suka ngeadd atau nerima siapa aja yang ngerequest untuk jadi teman kita, secara pribadi, saya ingin mengajukan sebuah fungsi signifikansi pertemanan f(p) yang bisa dijabarkan sebagai berikut : Jika n adalah jumlah teman, dp adalah jarak kedekatan kita dengan seorang teman, f(p) adalah signifikansi keberadaan seorang teman, maka :

Di Facebook semakin banyak teman yang kita punya akan semakin less significant (gak penting) keberadaan soerang teman.

f(p) = dp/n

Tujuan facebook sendiri apa to? buat saya sih tahu keberadaan dan keadaan teman-teman, apalagi yang dah lama gak ketemu. Bagaimana caranya? dengan melihat status-status mereka, foto-foto mereka, cerita-cerita mereka dari news feed yang bisa kita akses seketika kita membuka halaman facebook. Ada yang foto narsis, status gak penting tapi emang itu kadang yang menjadi pembicaraan menarik, balas membalas status, liking (dengan mengklik tombol like this).

Nah dengan semakin banyak daftar teman yang kita punya, saya merasa semakin banyak informasi yang berjejal di news feed saya. Konsekuensinya saya jadi ndak bisa memilah mana yang seharusnya bisa menjadi penting. Orang pinter bilang semakin banyak informasi yang didapat, manusia semakin tidak bisa memilah mana yang penting dan mana yang tidak penting (duh seharusnya ini ada referensinya, lupa siapa yang ngutarakan, saya gak pinter comot referensi nih..).

Dari saya sendiri, akhirnya status teman-teman dekat saya yang baru saja diupdate (kadang itu penting dan memang saya ingin tahu) jadi terlewat saya baca. Terlewat karena informasinya dengan cepat tertumpuk di bawah status orang-orang yang lagi rajin ikut kuis, atau abis ngupload foto narsis (yang ini beneran ada, saya gak kenal lagi orangnya, tiap berapa hari sekali ada selalu update an foto narsis terbaru dia, dan dia cowok! dengan senang hati saya remove dari list hehehe).

Anggap saya sinis (mungkin saya mang kayak gitu orangnya, jutek pula hahahaha) tapi mang kenyataan itu lah yang terjadi walo mungkin itu hanya berlaku buat saya. Saya bukan orang yang punya banyak teman tapi jika seseorang dengan senang hati mau menjadi teman main, diskusi dan berbagi, saya akan valued kehadiran dia.

Tapi ah jangan pandang ini terlalu serius, beneran mungkin ini dari saya sendiri. Mungkin saya harus memilah-milah dan memilih orang-orang yang ada di daftar teman saya. Menurut anda?

  1. “Mungkin saya harus memilah-milah dan memilih orang-orang yang ada di daftar teman saya. Menurut anda?”

    We already do this, dude. Hide aja orang-orang gak penting.

    • Yoi bro! We already do this. Hide ’em all.
      Ato kalo pengen menempuh cara lebih OCD, tinggal bikin kategori newsfeed untuk “Sobat”, misalnya, di sebelah kiri hompage. Lainnya bakal tersembunyi.

      Pancen bener, Facebook effect : mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat.

    • goro
    • Agustus 3rd, 2009

    yup🙂
    hide aja yg kurang ingin kita ikuti perkembangannya…😉

  2. remove yang gak kenal dan ignore yang nge-add, biarpun mutual friend nya banyak. hehehe

  3. @all

    hide ya? kan gak etis secara kita udah ngeadd dia jadi temannya hahahahah gimana kalo remove aja dari list langsung

  4. yee ga mau nge-hide ya berarti kamu aja yang ngoyo😀
    iya di-hide aja lah… kalo tiba2 itu orang jadi “penting” kan tinggal di-show lagi. trus notifikasi kuis2 aneh, poker, brain buddies juga hide aja.

  5. Iya di-hide aja. My colleague once admitted clearly that he hides me in his fb newsfeed cause I flood his timeline with status from twitter😄 But it’s OK for me, itu kan hak tiap orang mau baca ato engga…

  6. Wow bagus juga analisismu.
    (Langsung mendelete teman-teman ga jelas di facebook)

    • Wah wah, di hide aja bung Bram! sesuai saran rekan-rekan kita hehehehe

    • Amy
    • Agustus 7th, 2009

    Wah, kalo ndelete teman yang nggak signifikan2 amat, berarti termasuk kamu dong Feb,yang di-delete..🙂 ..nggak ah, kalo ku-delete ga bisa liat gambar2mu lagi dong.. keren bgt drawing-nya, Bikin komik dong Feb *thumbs up*

    • Sofa
    • Agustus 9th, 2009

    Hm..interesting story…
    Aq jd tahu kenapa Feb gak konfirm balik pertemananq…
    But, its Ok!

    ^.^V

  7. lho kok pake hide2 segala ?? kurang kerjaan tuh

  8. feb, km nyinggung sy ya?? hehe, sy males ni mw delete2, dan baru tau yg namanya bisa dihide. huahahaha. oke oke, akan sy praktekkan!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: