Google VS Beijing

Menarik sekali membaca sumber dari google bahwa akhir-akhir ini google sedang mendalami pendekatan baru tentang bisnisnya di Cina. Hal ini bermula dari Desember lalu, ketika Google berhasil mendeteksi adanya serangan keamanan yang begitu canggih, yang dipercaya berasal dari Cina.

Serangan ini setelah ditelusuri bertujuan untuk mengakses akun-akun gmail milik aktivis hak asasi manusia yang berasal dari Cina, walau hanya berhasil mengakses informasi tentang akun tersebut seperti tanggal pembuatan, nama pengguna dan semacamnya.  Namun setelah ditelusuri lebih jauh lagi, akun-akun aktivis HAM dari US, Eropa dan Cina yang aktif melakukan advokasi di Cina juga secara rutin diakses oleh pihak ketiga, melalui mallware yang terinstall di komputer pengguna, bukan melalui serangan frontal ke google.

Cina sebagai negara yang merangkak cepat naik ke negara maju, juga mengalami kemajuan pesat di bidang teknologi informasi, termasuk berkembangnya pasukan-pasukan cyber dari negara tirai bambu tersebut. Pasukan cyber ini ditengarai sering melakukan serangan-serangan ke perusahaan-perusahan IT terkemuka yang notabene berasal dari Amerika Serikat seperti Google. Dan serangan terakhir ke Google ini membawa Google kepada keputusan pendekatan baru dalam bisnisnya di Cina.

Google Cina

Google membuka google.cn pada tahun 2006 bukannya tanpa hambatan. Pemerintah China yang terkenal cukup tertutup, ciri khas negara komunis, memberi syarat bahwa pemerintah China atau Beijing berhak untuk menentukan sensor akan hasil-hasil pencarian google. Awalnya Google menyetujui, namun akhir-akhir semakin sering terjadi perselisihan akan hasil pensesoran dari beijing, puncaknya pada bulan Juni 2009 dimana pemerintah Cina menghukum dengan pemblokiran akses ke google dan gmail karena keengganan Google untuk menuruti kemauan Beijing. Tentu karena pada dasarnya Google menganut kebebasan informasi termasuk dalam hasil pencariaan.

Serangan yang ditengarai begitu canggih pada bulan Desember 2009 lalu diselidiki berasal dari Cina. Pada kasus ini pemerintah Cina tidak begitu saja bisa langsung disalahkan karena akan sulit menarik rantai bahwa pelaku digaji dan dipekerjakan oleh Beijing untuk melakukan serangan-serangan terhadap objek fital, terutama yang dimiliki oleh perusahaan terkemuka US dan pemerintah US sendiri. Bisa saja pelaku serangan adalah warga Cina biasa yang tersengat rasa nasionalisme, sangat sulit dibuktikan bahwa serangan tersebut terafiliasi dengan pemerintahan Beijing. Namun pada akhirnya ini memaksa (atau malah membuka pikiran) Google untuk mengubah strateginya di Cina.

Google memutuskan untuk tidak lagi melakukan pensesoran hasil pencarian di Cina, sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh Beijing. Dan kemudian mereka akan mendiskusikan dengan pemerintah Cina bagaimana keterbukaan ini tetap berjalan sesuai dengan hukum yang berlaku, dan jika pada akhirnya tidak ditemukan titik temu, Google mempertimbangkan untuk mematikan Google.cn dan menutup kantor Google Cina.

Microsoft & Yahoo ?

Cina tetap saja merupakan pangsa yang besar, besarnya penduduk dan meningkatnya taraf hidup masyarakat di sana bagaikan madu yang menarik banyak perusahaan untuk memanfaatkan pasar raksasa tersebut. Jika Google memutuskan untuk “menarik diri” dari sana apa yang dilakukan oleh Microsoft dan Yahoo? Perusahaan tersebut bisa saja menjadi anak baik yang menuruti keinginan Beijing dan mengisi pasar yang lowong yang ditinggalkan oleh Google. Namun hal tersebut akan menjadi semacam “Bad Publicity” atau publikasi yang buruk bagi perusahaan-perusahaan tersebut, apalagi di era dimana keterbukaan begitu diagung-agungkan di hampir seluruh belahan bumi yang lain.

Jadi kita lihat saja kelangsungan perang ini😀

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: