Anonimous

Barusan baca dari koran tentang Polisi yang berhasil menggagalkan penyerangan oleh gang motor di Bandung. Dari dulu memang gang motor Bandung sering kali bikin onar, bahkan sempat menyerang circle K. Gak kepikir alasan mereka bisa senorak dan senekat itu ?

Tapi baca sebuah ulasan menarik dari Intisari, ada sebuah dorongan yang menyebabkan tindakan-tindakan mereka dalam gerombolan : Anonymity. Mereka bertindak secara bergerombol karena orang-orang yang terlibat di dalamnya akan kehilangan identitas masing-masing, yang dikenal hanyalah identitas gerombolan dimana dia berada. Misalnya saja suporter sepak bola yang menjadi headline berita, mana ada yang ditulis si Anu, si Itu, tapi pastilah bendera atau panji-panji klub sepakbola : Bonek, Viking, Jakmania, Aremania…. Makanya sebenarnya sulit juga mencari pertanggung jawaban aksi-aksi yang dilakukan para suporter. Bisa-bisa yang kena dimintai pertanggung jawaban malah klub bolanya sendiri.

Jadi ABG-ABG yang tergabung di klub motor itu akan menjadi lebih berani ketika mereka melakukannya secara bergerombol. Coba tebak apa mereka berani melakukannya kalo sudah diidentifikasi nama masing-masing ?

Mungkin sekolah-sekolah harus menekankan perlunya channel-channel untuk menyalurkan prestasi masing-masing, dimana nama individual dihargai akan prestasi yang dibawa, bukannya memaksa mereka untuk bergerombol untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: